Thursday, May 14, 2015

Cara dan Tips memilih Bambu yang Siap Tebang

Cara dan Tips memilih Bambu yang Siap Tebang
Pada kesempatan ini Cara an Tips yang lahi-lagi akan dibagikan kepada sahabat pembaca yakni mengenai Cara dan Tips memilih Bambu yang Siap Tebang. Bambu merupakan salah satu tumbuhan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pedesaan.
Cara dan Tips memilih Bambu yang Siap Tebang
Ada berbagai jenis atau nama dari bambu yang biasa dikenal di kalangan masyarakat terutama di daerah Sulawesi Selatan tepatnya di Desa Soro Kec. Takkalalla, Kab. Wajo. Sebutan untuk masing-masing jenis bambu di kampoeng Soro ini diantaranya bambu pering, bambu lalo, dan bambu kuning. Bambu memiliki penyebutan di daerah bugis dengan nama AWO.

banyak sekali manfaat dari bambu, saah satunya untuk mebuat rumah sawahan atau bola-bola galung, kandang kuda, kandang ayam, sampai dengan kandang burung seperti kandang perkutut yang kebetulan admin algi bikin di dekat rumah. Awo atau bambu juga biasanya banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pada saat ada acara pernikahan di kampoeng kami untuk membuat lawa soji atau sekedar penambah luas rumah untuk tempat memasak bagi ibu-ibu.

Wah penjelasan di atas malah lebih banyak menjelaskan manfaat dari babmbu atau AWO (bahasa bugis). Baiklah Cara dan Tips akan menjelasakan bagaimana cara dan tips memilih bambu yang siap tebang:
  1. Bambu yang siap tebang memiliki ukuran paling besar di antara bambu di sekitarnya.
  2. Apabila bambu di ketok menggunakan kayu atau punggung parang atau punggung kapak, maka akan menghasilkan bunyi yang lebih melenting.
  3. Perhatikan bagian ranting (cakke awo), apabila terlihat bagian ranting atas telah berwarna agak kekuningan, berarti itu tandanya bambu telah matang alias siap tebang.
  4. Perhatikan bulu bambu di bagian batangnya, bambu yang siap tebang terlihat lebih halus karena kurangnya bulu bambu akibat telah berjatuhan karena lamanya atau telah berumur.

Nach tidak ribrtkan caranya. Ok satu lagi cara dan tips dari kami, usahakan pada saat menebang berhati-hatilah, jangansampai bambu terlempar mengenai anda pada.

1 comment: